Fan Fiction : SHINee Future!!

Cast:

Onew, Minho, Taemin, Key, Jonghyun, Hwang Mi Ru (you)

Genre: Romantic, Fantasy

Ditahun 2031 ini, onew mendapatkan tugas baru dari Minho heojang untuk mencari sebuah chip D710E yang nantinya akan digunakan untuk mereparasi sistem komputerisasi pengontrol segala kegiatan masyarakat Korea yang rusak akibat serangan virus trojan 87i yang paling membahayakan pada masa itu.

“semua harus kembali normal dengan cepat, kalau tidak keadaan negara menjadi tidak terkontrol. Kau..cari sebuah chip D710E. Sekarang, hanya itu yang kita butuhkan”, kata Minho heojang.

“ne.. Tapi bagaimana saya mendapatkan chip itu?”, tanya Onew

“kamu bisa mendapatkannya ditahun 2001, hanya ada ditahun 2001, gunakan mesin waktu untuk ketahun 2001”, jelas Minho heojang

“ye.. Algoisumnida!”.

***

Onew mempersiapkan segala sesuatunya untuk pergi bertugas termasuk mesin waktunya. Onew pergi kesebuah gedung kosong yang sangat rahasia didaerah Ansan dengan mobil tahun 2029nya. Dengan mobilnya dia dapat pergi kemasa yang dia mau. Ya, itulah mesin waktunya, mobil yang dia gunakan sekarang selain berfungsi sebagai mobil seperti biasanya, mobil itu juga berfungsi sebagai mesin waktu dan dapat terbang dengan ketinggian 2 meter.

Onew dan mobilnya masuk ke sebuah gedung aula kosong yang tidak sembarangan orang dapat masuk. Seseorang yang ingin masuk harus menunjukan kartu identitas badan inteligent Korea atau surat perintah masuk dari seorang heojang.

Onew turun dari mobilnya didepan dinding didalam aula. Didinding ada sebuah kunci yang bisa dibuka dengan menggunakan sidik jari, id number, dan kode rahasia. Tiba-tiba sebuah lingkaran hitam sangat besar muncul dari dinding “omo!” Onew terkejut. Ini adalah pertama kalinya dia melihat black hole. Lalu ia menulis “2001” itu artinya dia akan pergi ketahun itu. “Beep.. Beep.. Beeeep” black hole sudah siap untuk digunakan. Tetapi sejenak Onew memikirkan kata-kata Minho hoejang sebelum ia pergi “setiap orang yang memakai black hole, umur orang tsb akan berkurang 1 tahun. Sebenarnya, aku tidak ingin kau yang menjalankan tugas ini, tetapi tidak ada orang yang paling aku percaya selain kau dan sehebat kau Onew. Selamatkanlah Korea! Jebal..”

Onew menarik napas panjang dan siap-siap untuk menerobos masuk black hole. Dengan memejamkam mata, kaki Onew menginjak gas mobilnya dan masuk ke dalam black hole. Dengan kecepatan 2 detik per tahun, black hole membawa Onew ke sebuah jalan raya di kota Seoul tahun 2001!.

***

“CIIITTTT…” bunyi decitan rem motor Hwang Mi Ru cewek cantik berambut hitam. Kalau saja dia tidak mengerem motornya dia akan menabrak sebuah mobil yang berhenti tiba-tiba didepan motornya.

“ISH.. YA!”, Mi Ru berteriak kepada si pemilik mobil, namun si pemilik mobil tidak keluar dari mobilnya.

“YA! BUKA CEPAT BUKA!”, si pemilik mobil tidak mengiraukannya. Mi Ru kesal setengah mati, dia membuka mobil itu ternyata si pemilik mobil adalah Onew. Mi Ru menarik tangan Onew keluar dari mobil. Wajah Onew penuh keringat, napasnya terengah-engah dan jantungnya berdetak kencang berirama cepat.

“YA! Kau gila?”, teriak Mi Ru. Onew memegang tangan Mi Ru demgan sangat erat hingga Mi Ru kesakitan.

“apa yang kamu lakukan? Lepaskan tanganku!”. Onew semakin erat memegang tangan Mi Ru. Onew kehabisan napasnya dan ia jatuh pingsan Mi Ru pun ikut jatuh dan ia jatuh diatas tubuh Onew!.

***

Mi Ru melarikan Onew kerumah sakit.

“nuguseoyo?”, tanya Onew kepada Mi Ru setelah sadarkan diri. Dari situ mereka berkenalan. Mi Ru meminta biodata Onew untuk mengisi aplikasi rumah sakit.

“sudah berapa hari aku tidak sadarkan diri?”, tanya Onew kepada Mi Ru.

“5 hari”.

“mwo?”, Onew tidak menyangka kalau dia sudah tak sadarkan diri selama 5 hari. Onew masih sedikit merasakan sakit pada jantungnya. Selama dirumah sakit Mi Ru menjaga dan merawat Onew, dan ternyata dia sudah terhipnotis dengan ketampanan Onew. Mi Ru jatuh cinta kepadanya. Mi Ru memberikan kertas untuk mengisi biodata Onew.

Nama: Lee Jinki

Umur: 22 tahun

Tanggal Lahir: 14 Desember 2009

“mwo? 2009? Sepertinya kau salah menuliskan tahun lahirmu”, ucap Mi Ru terkejut. Onew lupa kalau dia sedang berada ditahun 2001. Onew menjelaskan semuanya dari mana dia berasal serta tujuan ia kesini. Tentu saja Mi Ru tidak percaya dan menganggap Onew gila.

***

Onew meminta Mi Ru untuk membantunya mencari chip yang ia cari. Kebetulan sekali Mi Ru memiliki teman yang mempunyai toko elektronik yang khusus menjual komputer namanya Key. Onew meminta Mi Ru untuk menemaninya ke toko Key, tetapi Mi Ru mengkhawatirkan kesehatan Onew. Onew tetap keras kepala dan pergi ke toko Key.

“Annyong Key!”, salam Mi Ru dan dia memperkenalkan Onew. Onew langsung menanyakan tentang chip kepada Key. Namun Key kesulitan untuk mendapatkan chip itu karna edisi penciptaannya yang terbatas.

“sepertinya komputer yang sedang kau gunakan menggunakan chip itu Key?”, tanya Onew

“tentu saja! Tapi apa yang mau kamu lakukan? Aku tidak akan menjualnya”, ucap Key

“tenanglah Key, aku akan membayar mahal. Lihatlah mobilku didepan sana. Keren bukan? Aku akan membayarmu dengan itu 2 kali lipat!”, rayu Onew. Key mulai tergiur dengan tawaran Onew. Key membongkar CPU-nya untuk mendapatkan chip dan memberikannya kepada Onew.

“kapan kau akan membayarnya?”, tanya Onew

“sesegera mungkin”, balas Onew

“aku mempercayai mu karna Mi Ru. Jadi jika kau macam-macam Mi Ru harus ikut tanggung jawab!”, ucap Key

“mwo?”, sahut Mi Ru. Onew menyuruh Mi Ru untuk jangan khawatir. Sekarang chip itu sudah berada ditangan Onew itu artinya tugasnya sudah selesai. Secepat mungkin Onew harus kembali. Onew memberikan iPadnya kepada Mi Ru untuk diserahkan kepada Key sebagai pengganti chip. Mi Ru terkejut melihat benda canggih itu, benda seperti itu ditahun Onew sudah banyak dipakai orang umum. Mi Ru mulai mempercayai Onew sebagai manusia 2031.

“aku lapar, traktir aku makan siang ya Mi Ru-ya”. Diperjalanan untuk makan siang Onew melihat seorang pria dan wanita sedang berjalan bersama yang sepertinya tidak asing lagi baginya.

“o itu Jonghyun sunbae dengan istrinya”, teriak Mi Ru

“mwo? Jonghyun? Kim Jonghyun?”, Onew terkejut

“ne..weyo?”,

“nae eomma appa!”, Onew dan Mi Ru mengikuti kedua orang tuanya. Tiba-tiba mereka berhenti disebuah panti asuhan. Mi Ru menghampiri Jonghyun sunbae dan istrinya.

“Jonghyun sunbae apa yang kau lakukan disini?”, tanya Mi Ru. Onew mendengar percakapan mereka secara sembunyi-sembunyi.

“kami habis mengadopsi anak, ternyata istriku tidak bisa mempunyai anak”, Mi Ru terkejut mendengarnya termasuk Onew. Ternyata Onew bukan anak kandung mereka, dan yang sedang diadopsi mereka adalah Taemin, hyung Onew.

***

Mi Ru kembali menemui Onew didalam mobil. Onew terlihat sedih dan kemudian dia menitikkan air matanya. Dia tidak menyangka kalau selama ini orang tuanya menyembunyikan semua ini. Mi Ru menenangkan Onew dengan meminjamkan bahunya. Dia pun ikut menangis.

“sudahlah Onew-ah ini adalah masa lalu keluarga mu bukan? Kau hanya perlu tau saja bukan untuk ditangisi”, ucap Mi Ru sambil mengusap air mata Onew. Onew tidak bisa berkata apa-apa. Mi Ru beranjak keluar dari mobil.

“neo eodiga?”, tanya Onew dan dia ikut beranjak keluar dari mobil.

“tunggu disini”. Selang beberapa menit kemudian Mi Ru kembali dan memberi sebuah balon bewarna merah muda.

“mueosibnikka? Apa kau mengira aku anak kecil?”, Onew mencibir.

“kalau kan bukan anak kecil kau tidak akan menangis! Ini ambillah”, ledek Mi Ru. Onew tertawa kecil. Onew melihat tawa Mi Ru, dia terlihat sangat cantik tiba-tiba Onew merasa aneh dengan detak jantungnya. Sepertinya Onew mulai jatuh cinta kepada Mi Ru.

***

“Kau akan kembali ke masamu?”, tanya Mi Ru penuh sesak karna menahan air mata yang ingin jatuh.

“em..”, jawab singkat Onew. Dia juga merasa sedih dan berat untuk meninggalkan Mi Ru. Hari semakin gelap, Mi Ru meminta Onew untuk tinggal satu hari lagi disini. Mi Ru mengajaknya untuk tinggal dirumahnya. Dia memberikan kamarnya untuk Onew, sementarg dia tidur disofa. Onew menolak dia merasa tidak enak kepada Mi Ru. Tidak seharusnya pemilik rumah tidur di sofa sementara tamunya tidur di tempat tidur.

“tempat tidur ini luas kita bagi 2 saja, aku sebelah kiri dan kau sebelah kanan”, kata Onew.

“mwo? Apa kau gila? Andwe!”, teriak Mi Ru yang sebenarnya juga ingin tidur bersama Onew. Mi Ru sudah terlelap tidur di sofa sementara Onew masih terjaga. Dia melihat Mi Ru meringkuk di sofa dengan selimutnya Onew merasa kasihan dan membawanya ke kamar tidur. Semakin lama Onew semakin menyadari akan kecantikan Mi Ru. Onew melayangkan kecupan selamat tidur di pipi Mi Ru. Esok paginya Mi Ru mendapatkan dirinya telah tidur di sofa, dan melihat Onew diatas sofa. Sementara Onew masih tertidur lelap Mi Ru ingin membuat sarapan pagi untuk Onew. Mi Ru mengambil ponsel touchscrennya untuk browsing mencari resep masakan enak. Dan dia menemukan resep sup ikan rumput laut. Mi Ru membaca resep sambil memasak dengan hati-hati. Wangi masakan sudah menyebar keseluruh ruangan, Onew pun terbangun dan mencari dari mana datangnya aroma tersebut. Dia melihat Mi Ru yang sedang memasak dari belakang. Mi Ru semakin cantik dilihat ketika sedang memasak, Onew sudah benar-benar sadar kalau ia sangat mencintainya.

“kau sudah bangun?”,

“ne, wah masakan mu enak sekali”, Onew memuji masakan Mi Ru. Mereka sarapan bersama di satu meja makan dan Onew tiada hentinya memuji masakan Mi Ru.

“kau belum memberikan iPadku kepada Key kan?, kau menyimpannya dimana? Aku ingin memakainya”, Tanya Onew di sela-sela sarapan pagi.

“O! iPadnya masih tertinggal di mobil mu, di mana kunci mobilmu biar aku ambil”, Onew member kunci mobilnya dan Mi Ru pergi mengambil iPad dan beberapa menit kemudian Mi Ru kembali.

“Onew-ah sepertinya iPad mu sudah rusak”,

“mwo? Coba aku lihat”, ternyata benar iPadnya mengalami kerusakan, padahal dia ingin menggunakan iPadnya untuk mengirim email untuk Minho heojang. Setelah sarapan pagi, Onew bersiap-siap untuk kembali ke masanya. Dengan sangat berat hati dan sambil menahan air mata Mi Ru mengantarkan Onew sampai depan rumah.

“aku akan pergi dan mungkin tidak bisa kembali lagi”, ucap Onew sambil membuka pintu mobil

“ne..semoga kau selamat”, Mi Ru tidak dapat lagi menahan air matanya. Onew masuk ke mobilnya menitikkan air mata dan dia pun pergi perlahan-lahan. Air mata Mi Ru semakin mengalir, ingin sekali dia berterhak Onew jangan pergi tapi dia tidak bisa menghalanginya. Melihat Mi Ru mengangis, Onew membanting setirnya dan kembali ke hadapan Mi Ru, dan dia pun memeluknya.

“Mi Ru-ya nan joahae”, ucap Onew sambil menangis.

“kalau kau menyukaiku mengapa kau ingin meninggalkan aku? Babo”, Mi Ru menangis dalam dekapan Onew.

***

Oney kembali untuk menghabiskan satu hari lagi bersama wanita yang sekarang sedang berada dibahunya.

“Mi Ru-ya”,

“ne?”,

“kau tidak tanya aku, kenapa aku tidak membawa mu ikut bersama ku?”, tanya Onew.

“o! Waeyo?”,

“aku dan kamu hidup didimensi yang berbeda, kau akan seumuran dengan kedua orang tua ku jika kau berada di masa ku”. Tiba-tiba ponsel Mi Ru berbunyi karna ada panggilan dari Key.

“yobseo?”,

“YA! KAPAN KAU MEMBAYAR HUTANG MU?”, teriak Key. Onew langsung merebut ponsel Mi Ru.

“sekarang juga”, ucap Onew lantang. Onew baru menyadari kalau Mi Ru menggunakan ponsel touchscren dengan sistem gps yang dapat melihat semua seisi dunia, dan seingatnya ponsel seperti ini diciptakan pada sekitar tahun 2029, Onew mulai curiga.

“Mi Ru-ya ponsel ini milikmu?”,

“ne?”, jawab Mi Ru

“jinjja?”, Onew kembali bertanya kepada Mi Ru untuk lebih meyakinkan.

“ne, wae?”,

“o. Itu ponsel pemberian Key!”, lanjut Mi Ru yang tiba terlihat gugup. Dengan sikapnya yang tiba-tiba gugup Onew merasa ada yang disembunyikan oleh Mi Ru. Onew kembali teringat dengan iPadnya, dia merasa heran mengapa Mi Ru tahu kalau punyanya rusak, bahwa artinya Mi Ru mengerti dan bisa menggunakannya. Seharusnya manusia yang hidup ditahun Mi Ru tidak dapat menggunakannya.

“aku hanya merasa iPadmu tidak berfungsi”, bantah Mi Ru ketika ditanya oleh Onew mengenai iPadnya. Onew semakin yakin kalau Mi Ru menyembunyikan sesuatu. Kemudian tiba-tiba Onew bertanya kepada Mi Ru dimana orang tuanya, Mi Ru kembali gugup dia mengatkan bahwa orang tuanya sangat tidak memperdulikannya. Mi Ru menangis.

“mianhae Mi Ru-ya. Tidak seharusnya aku bertanya tentang ibumu”, Onew menghapus air mata Mi Ru. Kemudian Onew mengajak Mi Ru kesuatu tempat.

“jigeum, uri odiga?”, tanya Mi Ru. Onew membawanya kesebuah gedung kosong dimana black hole berada.

“kita akan pulang”, jawab Onew.

“apa maksud mu? Rumah ku bukan disini”,

“kau mencintaiku kan? Kenapa kau membohongiku? Kau berasal dari masa yang sama denganku kan?”, ucap Onew kecewa

“eotteokeo ara?”, tanya Mi Ru.

“aku melihat kau mempunyai mobil yang sama dengan ku dan kau menyimpannya di gudang kosong, belakang rumah mu. Kenapa kau menyembunyikan ini? Kalau kau cinta padaku kau tidak akan berbohong!”, Onew menangis. Mi Ru tidak dapat berkata apa-apa, dia hanya bisa menangis dan wajahnya ketakutan. Onew menunggu penjelasan dari Mi Ru.

“nan saranghae Onew-ah”, hanya itu yang bisa Mi Ru ucapkan sambil menangis.

“kalau kau cinta aku, ayo kita pulang Mi Ru-ya! jebal..”, Onew memohon kepada Mi Ru.

“miaenhae Onew-ah aku tidak bisa. Mianhae”, Mi Ru begitu serius dengan kata-katanya. Onew meminta alasan yang jelas mengapa Mi Ru tidak ingin pulang tapi dia tidak menjawab. Onew menjadi serba salah karna dia harus cepat-cepat kembali.

“baiklah kalau mau kau begini kita akhiri saja”, Onew memutuskan hubungan mereka dan kemudian dia masuk kedalam black hole untuk kembali. Onew pun menghilang sekejap dari pandangan Mi Ru.

“Onew-ah!”, teriak Mi Ru sambil menangis.

***

Onew telah kembali ke masanya tanpa Mi Ru wanita yang dicintainya. Sekarang Onew harus cepat menemui Minho heojang dikantor untuk menyerahkan chip. Ternyata Onew datang tepat waktu dan Minho heojang sangat berterima kasih kepada Onew yang merelakan 2 tahun umurnya menghilang. Tiba-tiba Onew merasakan kesakitan dibagian jantungnya, Minho heojang mengatakan kalau itu adalah efek dari black hole, dan dia juga mengatakan untuk jangan khawatir. Onew pun mendapat penghargaan dari Minho heojang serta masyarakat Korea karna telah menyelamatkan negara. Tapi menurutnya untuk apa semua ini tanpa kehadiran Mi Ru. Tugas Onew telah selesai, sekarang dia sangat merindukan Mi Ru. Dia pergi ke jalan besar Seoul tempat dimana pertama kali mereka bertemu. Dari kejauhan Onew melihat seorang gadis didalam sebuah mobil yang sepertinya ia kenal dan ternyata itu adalah Mi Ru. Onew melihat Mi Ru berdiri dalam keadaan lemas.

“Mi Ru-ya kau kembali padaku?”, Onew menitikkan airmatanya.

“ne”, tiba-tiba Mi Ru terjatuh.

“Mi Ru ada apa denganmu?”, tanya Onew panik. Mi Ru memegang pipi lembut Onew.

“Onew umurku telah berkurang 2 tahun, mungkin sekarang aku akan mati”, ucap Mi Ru lemah dan dia pun tak sadarkan diri.

“Mi Ru-ya!”, teriak Onew. Dengan segera dia membawa Mi Ru kerumah sakit. Onew meminta ke dokter untuk menyelamatkan kekasihnya itu, tetapi dokter mengatakan kalau kemungkinan keselamatan Mi Ru sangat kecil karna jangtungnya sangat lemah. Onew begitu sedih dan menyesal. Tidak seharusnya dia menyuruh Mi Ru untuk kembali jika keadaan jangtung Mi Ru sangat lemah.

***

Sudah genap 1 bulang Mi Ru tak sadarkan diri. Onew terus memegang erat tangan Mi Ru.

“Mi Ru-ya ku mohon sadarlah”, ucap Onew sambil menangis dan menundukan kepalanya di tangan Mi Ru. Dan sebuah keajaiban datang Mi Ru telah sadar.

“Onew”, panggil Mi Ru.

“Mi Ru!”, Onew terkejut tidak percaya, dia segera memanggil dokter untuk memeriksa keadaan Mi Ru. Dokter mengatakan kalau masa kritis Mi Ru telah berhasil dilewati. Onew sangat bersyukur mendengar berita ini. Dan keadaan Mi Ru semakin lama semakin membaik. Mereka pun dapat kembali bersama.

-THE END-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s